Kapan Awal Puasa Ramadhan 2026? Berdasarkan Perhitungan Kalender Hijriyah

Kapan Awal Puasa Ramadhan 2026? Berdasarkan Perhitungan Kalender Hijriyah

Dipublikasikan pada: 23 Oktober 2025 | 1 Jumadil Awwal 1447 | 1 Jumadil Awal 1959 — pukul: 07:00 — oleh: Admin KalenderQu

Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menantikan datangnya bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah yang menjadi waktu untuk berpuasa, memperbanyak ibadah, dan mempererat tali silaturahim. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul menjelang bulan ini adalah: kapan awal Ramadhan 2026 dimulai?

Tahun 2025 akan segera berakhir, akhir tahun ini dalam perhitungan kalender Hijriyah sudah memasuki bulan Rojab, yang artinya sisa 2 (dua) bulan lagi menuju bulan Ramadhan. Tentunya ummat Islam harus mempersiapkan kedatangan bulan Ramadhan.

Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan

Dalam penentuan awal bulan Ramadhan, terdapat dua metode utama yang digunakan di dunia Islam, yaitu rukyat (pengamatan langsung hilal) dan hisab (perhitungan astronomi). Keduanya memiliki dasar hukum dan pendekatan yang berbeda, namun sama-sama bertujuan untuk menentukan kapan tanggal 1 Ramadhan secara akurat.

  • Metode Rukyat: Berdasarkan pengamatan langsung terhadap munculnya hilal (bulan sabit pertama) di ufuk barat setelah matahari terbenam pada akhir bulan Syaban.
  • Metode Hisab: Menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan dan matahari, apakah bulan sudah berada di atas ufuk pada saat maghrib.

Awal Ramadhan 2026 Menurut Perhitungan Kalender Hijriyah

Berdasarkan perhitungan KalenderQu yang menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dengan titik referensi Indonesia bagian barat, posisi bulan pada akhir bulan Syaban 1447 H sudah wujudul hilal (bulan berada di atas ufuk).

Dengan demikian, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, ummat Islam di Indonesia kemungkinan besar akan mulai berpuasa pada tanggal tersebut, meskipun penetapan resmi tetap akan menunggu hasil rukyat dan sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Posisi Hilal Menjelang Ramadhan 2026

Berdasarkan perhitungan astronomi, Bulan Sya'ban 1447 H akan berjumlah 30 hari, yang bertepatan dengan 18 Februari 2026 Masehi:

  • Tinggi bulan di wilayah Indonesia bagian barat sekitar 3,5° di atas ufuk setelah matahari terbenam.
  • Sudut elongasi (jarak sudut antara matahari dan bulan) sekitar 6°–7°.
  • Hilal secara teoritis mungkin terlihat menggunakan alat optik, meskipun cukup tipis.

Berdasarkan kriteria tersebut, bulan sudah memenuhi syarat wujudul hilal — sehingga awal Ramadhan 2026 dapat ditetapkan pada keesokan harinya.

Mengapa Awal Ramadhan Bisa Berbeda?

Perbedaan penentuan awal Ramadhan antara beberapa organisasi Islam seringkali terjadi karena perbedaan kriteria visibilitas hilal dan metode penghitungan. Misalnya, Muhammadiyah menggunakan hisab wujudul hilal, sedangkan Nahdlatul Ulama dan pemerintah biasanya menunggu hasil rukyatul hilal.

Meski demikian, perbedaan ini seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan. Justru, hal ini menunjukkan kekayaan tradisi ilmu falak dan astronomi Islam yang berkembang sejak berabad-abad lalu.

Cek Awal Ramadhan dan Kalender Hijriyah Lengkap di KalenderQu

Kamu dapat melihat kalender Hijriyah lengkap, termasuk tanggal-tanggal penting Islam seperti awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha secara otomatis di KalenderQu.com. KalenderQu menggunakan metode hisab modern dengan data astronomi presisi tinggi serta menyesuaikan dengan zona waktu Indonesia.

Kesimpulan

Berdasarkan perhitungan hisab KalenderQu, awal Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, hasil akhir tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat. Apapun hasilnya nanti, semoga kita semua dipertemukan kembali dengan bulan suci Ramadhan dalam keadaan sehat dan penuh keberkahan.

Pengaturan Cookie

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs ini. Cookie diperlukan untuk fungsi dasar situs. Anda dapat memilih untuk mengizinkan cookie analitik agar kami dapat mengukur dan meningkatkan layanan.